Menilik Sejarah Elephant Walk, Iring-iringan Pesawat Militer di Landasan Pacu

BACA JUGA

ads-custom-1

Jakarta, IDM – Elephant walk menjadi salah satu istilah yang begitu lekat dengan iring-iringan pesawat militer yang berbaris panjang dan rapat saat menuju landasan pacu. Disebut sebagai elephant walk pasalnya formasi tersebut tampak seperti migrasi kawanan gajah yang berbaris untuk menuju sumber air.

Formasi ini juga sering digunakan dalam keadaan darurat saat sejumlah pesawat tempur harus lepas landas secara sekaligus.

Menilik sejarah, istilah elephant walk pertama kali dipopulerkan oleh Angkatan Udara AS (USAF) saat Perang Dunia ke-II. Dikutip dari Air Mobility Command, formasi ini dilakukan ketika Sekutu memiliki 1.000 armada pesawat pembom pada tahun 1944. Ribuan pesawat yang diberangkatkan dari pangkalan militer mereka tersebut disiapkan untuk melakukan serangan besar-besaran terhadap instalasi milik Nazi, Jerman.

Saat itu, Sekutu merancang formasi elephant walk untuk memaksimalkan jumlah pesawat yang akan dikerahkan dalam waktu singkat.

Elephant walk bukan hanya sekadar show force, tetapi mencerminkan kemampuan unit, kerja sama tim, dan kesiapan pilotnya.

Baca: Basis Pesawat Tempur, Selayang Pandang dari Lanud Maospati menjadi Lanud Iswahjudi

Kini, formasi elephant walk telah dilakukan oleh seluruh militer di dunia, tidak terkecuali TNI Angkatan Udara (TNI AU). Yang terbaru, TNI AU sempat memperlihatkan formasi ini dengan pesawat tempur F-16, dalam gladi kotor demo udara Garuda Flight peringatan HUT ke-77 RI yang digelar di landasan pacu Halim Perdanakusuma. (yas)

ads-custom-2

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

BERITA TERBARU

ads-custom-5

POPULER