KSAU Pertama Laksamana Udara (Purn.) Soerjadi Soejadarma Diusulkan Menjadi Pahlawan Nasional

BACA JUGA

Jakarta,IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo mengusulkan Laksamana Udara (Purn) Raden Soerjadi Soejadarma untuk menjadi pahlawan nasional. Raden Soerjadi Soejadarma merupakan tokoh sentral pendiri Angkatan Udara Republik Indonesia yang juga tercatat sebagai Kepala Staf Angkatan Udara Pertama.

Mengutip keterangan Dispenau, saat Indonesia baru saja merdeka, dan Belanda berusaha ingin berkuasa kembali, Soerjadi Soejadarma berupaya merintis dan membangun Angatan Udara Indonesia dengan bermodalkan pesawat-pesawat bekas peninggalan penjajah Jepang serta keterbatasan sarana maupun prasarana yang dimiliki.

Di bawah kepemimpinan Laksamana Udara (Purn.) R. Soerjadi Soejadarma, Angkatan Udara Indonesia mampu memberikan darma bakti terbaiknya dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia dan tumbuh menjadi kekuatan yang sangat disegani di belahan bumi selatan.

Mewakili KSAU, Asisten Personalia (Aspers) KSAU Marsekal Muda TNI Elianto Susanto menyerahkan surat perihal pengusulan tersebut kepada Pemda Cirebon di Lanud Sugiri Sukani, Senin (15/8). Selain itu, surat pengusulan diberikan juga kepada Keraton Kanoman yang diterima langsung Sultan Kanoman XII Kanjeng Gusti Amin Sultan Mochamad Saladin.

KSAU menyebut bahwa Cirebon juga memiliki sejarah penting bagi TNI AU dan Laksamana Udara (Purn) R. Soerjadi Soejadarma masih memiliki keturunan dari Keraton Kanoman Cirebon.

“Dengan surat pengusulan yang dibuat TNI Angkatan Udara, diharapkan Pemda Cirebon dapat menindaklanjuti proses tahapan-tahapan yang perlu dilakukan sehingga Laksamana Udara (Purn) R. Soerjadi Soejadarma yang disebut Bapak AURI mendapatkan anugerah gelar sebagai pahlawan nasional,” ungkap Elianto.

Persyaratan khusus terkait pengusulan gelar pahlawan nasional yaitu pernah melahirkan gagasan atau pemikiran besar yang dapat menunjang pembangunan bangsa dan negara, pernah menghasilkan karya besar yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat luas atau meningkatkan harkat dan martabat bangsa, memiliki konsistensi jiwa dan semangat kebangsaan yang tinggi serta melakukan perjuangan yang mempunyai jangkauan luas dan berdampak nasional.

Sedangkan persyaratan administrasinya adalah rekomendasi Pemda (Gubernur) dan surat pengantar dari Dinas Sosial Provinsi (secara berjenjang), hasil sidang Tim Peneliti Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) tingkat provinsi sebagaimana format laporan Tim TP2GD kepada Dewan Gelar, Tanda Jasa dan Tanda kehormatan serta riwayat hidup dan perjuangan calon Pahlawan Nasional.

Berdasarkan tahapan-tahapan tersebut, TNI AU menindaklanjutinya dengan pembuatan surat ke Pemda Cirebon untuk dapat ditindaklanjuti sesuai dengan syarat-syarat administrasinya. (yas)

EDISI TERBARU

sidebar

BERITA TERBARU

POPULER