Rabu, 12 Juni 2024

KSAL Tinjau Fasilitas Produksi Helikopter Anti-Kapal Selam di Italia, Lirik AW159?

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali melakukan kunjungan kerja ke Italia, pekan lalu. Pada kesempatan tersebut, Ali sempat meninjau beberapa fasilitas produksi dirgantara hingga ke galangan kapal.

Dikutip dari keterangan Dispenal, Rabu (28/9), Ali berkesempatan meninjau fasilitas produksi helikopter anti-kapal selam dan proses pembuatan kapal patroli multiguna atau Offshore Patrol Vessel (OPV) PPA.

“Selain menghadiri undangan dari Angkatan laut Italia, KSAL beserta sejumlah delegasi TNI AL juga berkesempatan melaksanakan peninjauan ke fasilitas produksi helikopter anti-kapal selam dan proses pembuatan kapal PPA,” ujar Kadispenal Laksamana Pertama I Made Wira Hady Arsanta, dalam keterangannya.

Baca Juga: Athan Timor Leste Kunjungi Akmil Bahas Pertukaran Taruna dan Tenaga Pendidikan

Adapun Italia salah satunya dikenal sebagai pemilik helikopter anti-kapal selam tercanggih di dunia, yakni AW159 buatan Leonardo, perusahaan multinasional yang fokus pada produksi dirgantara, pertahanan, dan keamanan.

Helikopter anti-kapal selam yang berjuluk Wildcat ini dikenal dengan teknologi super canggih dan dinilai menjadi pesaing AS565 MBe yang saat ini dimiliki TNI AL. Dilansir dari laman Leonardo, AW159 sudah dilengkapi dengan senjata LIG Nex1 Blue Shark buatan Korea Selatan.

Helikopter penerus Westland Lynx ini memiliki banyak komponen canggih, seperti electro optical device day and infra-red imaging pada bagian depan AW159 dan berguna untuk melihat target secara visual dan berteknologi pencitraan inframerah.

Selain electro optical device day and infra-red imaging, juga terdapat teknologi AESA multi-mode surveillance radar yang berbentuk benjolan lingkaran pada bawah AW159 untuk mendeteksi target di permukaan, seperti kapal dan memudahkan identifikasi.

Baca Juga: TNI AL Undang Korut dan Korsel Ikut Latihan MNEK 2025

AW159 juva memiliki kapasitas dalam menampung beberapa jenis senjata seperti torpedo, rudal, termasuk bom konvensional. Torpedo pada tersebut dapat disematkan sebanyak 2 buah di sisi kanan dan kiri helikopter berjenis Sting Ray.

Selain torpedo, AW159 juga bisa membawa rudal LMM Martlet dengan fitur tambahan sayap di sisi kanan dan kiri serta total dapat membawa 20 rudal. Tak hanya torpedo dan rudal Martlet, AW159 juga dapat membawa rudal Sea Venom yang ditempatkan sebanyak 4 buah rudal di sisi kanan dan kiri.

Sebagai helikopter anti-kapal selam, AW159 difasilitasi dengan active dipping sonar pada bagian bawah dan berguna dalam mencari, mendeteksi, serta mengklasifikasi target bawah air. (at)

BERITA TERBARU

INFRAME

Kejuaraan Menembak Tanfoglio Cup 2024

Peserta kategori IPSC Level III mengikuti Kejuaraan Menembak Tanfoglio Cup 2024 di Lapangan Tembak Djamsuri, Wing Komando 1 Kopasgat, Jakarta, Jumat (7/6). Perlombaan tersebut mengangkat tema "Kualitas dan Prestasi adalah Kehormatan".

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER