Senin, 15 April 2024

KSAL: Jika Ada Prajurit TNI AL yang Bersalah Akan Saya Tindak Tegas

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Menanggapi dugaan keterlibatan prajurit TNI AL soal pengiriman migran ilegal ke Malaysia, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menegaskan tidak akan ada prajurit TNI AL yang lolos dari hukum jika terbukti bersalah. Menurut Yudo, hal ini sudah menjadi komitmen dari Institusi TNI mulai dari Panglima TNI dan jajaran di bawahnya.

“Tidak ada prajurit yang terbukti bersalah yang lolos dari sanksi hukum. Kalau salah pasti kita hukum. Ada reward dan punishmentnya. Silahkan laporkan dan sebutkan namanya, tidak usah takut karena kita punya Lembaga Puspomal dan Diskum AL yang akan menangani,” ujar Yudo dalam siaran pers Dispenal yang diterima redaksi, Kamis, (6/1).

Yudo mengatakan terkait dugaan tersebut pihaknya telah melaksanakan penyelidikan dengan mengirimkan staf intelijen ke lokasi untuk mengetahui kebenaran dari tuduhan Ketua Badan Pelindungan Migran Indonesia (BP2MI) soal keterlibatan prajurit TNI AL.

“Sampai saat ini kita baru menemukan anggota TNI AL yang menyewakan rumahnya namun tidak diketahui kalau rumah yang dikontrakkan itu digunakan untuk menampung imigran tersebut. Karena kelalaiannya itu akhirnya dia tetap kita periksa di Pomal untuk pendalaman,” kata Yudo.

Ia pun berharap agar kedepan koordinasi antar instansi pemerintah dapat lebih baik lagi sehingga informasi yang disampaikan bisa ditindaklanjuti terlebih dahulu sekaligus bisa menjadi evaluasi agar kejadian-kejadian buruk tidak terulang kembali dan tidak saling menyalahkan.

BERITA TERBARU

INFRAME

Panglima TNI Pimpin Serah Terima Jabatan KSAU

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyerahkan bendera panji Swa Bhuwana Paksa kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) yang baru Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono. Upacara serah terima jabatan (sertijab) tersebut berlangsung di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (5/4).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER