KSAD Buka Apel Komandan Satuan di Magelang

36
(Dok Dispenad)

IDM (Magelang) – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman membuka kegiatan Apel Komandan Satuan (AKS) TNI AD TA 2022 di Akademi Militer Magelang, Kamis, (23/6). Apel yang akan digelar selama dua hari ini akan diikuti oleh 747 peserta yang terdiri dari Danrem, Dandim, Aster Kotama dan Balakpus, Dansat, Dan Lemdik, serta calon Dansat.

Dalam arahannya, Dudung menyampaikan bahwa sebagai Komandan Satuan harus mengambil peran sebagai pemimpin yang memiliki kapabilitas dan karakter sehingga dapat menjawab tantangan di era perubahan saat ini.

“Pemimpin itu adalah peran, untuk menjawab tantangan saat ini maka kita harus berperan menjadi seorang pemimpin yang memberikan dampak positif bagi satuan, anak buah dan masyarakat,” ucap Dudung.

(Dok Dispenad)

Dudung juga menekankan, dalam melaksanakan tugas, prajurit TNI Angkatan Darat harus memiliki naluri intelijen dan pengamanan, menguasai medan operasi, tipologi wilayah, serta karakteristik kemampuan lawan. Lalu dapat melakukan revisi terhadap doktrin yang disesuaikan dengan kondisi-kondisi saat ini. Prajurit TNI AD juga diharapkan dapat melakukan pembinaan dan pengembangan personel untuk dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi organisasi, serta dapat membantu menyukseskan program pemerintah terutama tentang pangan, menurunkan angka kemiskinan dan menyejahterakan petani.

Mantan Pangdam Jaya ini juga menyampaikan kebijakan-kebijakan TNI AD, seperti melakukan pemenuhan kebutuhan operasi khususnya perlengkapan perorangan, senjata, transportasi dan kebutuhan operasi lainnya, serta upaya meningkatkan kesejahteraan prajurit serta keluarganya, seperti pengadaan susu serdadu yang diberikan secara periodik, pengadaan perumahan bagi prajurit, dan lain-lain.

Dalam acara ini, beberapa narasumber yang dihadirkan antaranya Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Dalam Negeri RI Tito karnavian, Kepala BNPT Boy Rafli dan Kapolri Listyo Sigit. (nhn)