Kowal Serda Maria Tegaskan Peran Diplomasi TNI AL dalam Konferensi IMUN

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Anggota Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal) Serda PDK/W Maria Vanesa menerima undangan sebagai Sekretaris Jenderal dalam simulasi Konferensi International Model United Nations (IMUN) yang berlangsung dari 15-19 Juni 2022 di Jakarta.

Dalam forum itu, Maria yang merupakan siswa Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) TNI AL Khusus Kompetensi Penerangan ini menjelaskan, fungsi Angkatan Laut terbilang unik dari matra lain, yakni selain military role and constabulary role, tetapi juga sebagai diplomacy role. Hal ini berdasarkan UU RI Nomor 34 Tahun 2004 Pasal 9C.

“Diplomasi tidak pernah mudah. Oleh karena itu, kami ingin menekankan diplomasi memang perlu diasah dan ditanamkan pada pribadi prajurit-prajurit matra laut guna mengemban fungsi kita sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku,” tegas Maria, dikutip dari keterangan Dispenal, Jumat (17/6).

Sebelumnya, anak pertama dari dua bersaudara pasangan Hendricus Tio Siong dan M.C. Bong Fung Chin ini telah melakoni konferensi IMUN sejak 2019 lalu di Malaysia, saat menjadi mahasiswa Hubungan Internasional di President University.

(Dok Dispenal)

“Kala itu, kami berjumpa dengan banyak delegasi dari luar negeri, seperti dari Russia, India, Afrika Selatan, sampai negara-negara tetangga di Asia Tenggara,” ungkapnya.

Namun, pada kesempatan IMUN kali ini yang diselenggarakan secara offline atau tatap muka, Maria dapat berjumpa dengan banyak delegasi dan dirinya masih menjalin hubungan dengan sejumlah delegasi dari Malta, Belgia, Colombia, Uzbekistan, Philippines.

Keterlibatan Kowal dalam kegiatan internasional adalah harapan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono agar meningkatkan dan penguatan diplomasi TNI AL, sesuai Trinitas Angkatan Laut secara universal, salah satunya peran diplomasi Angkatan Laut yang diamanatkan dalam UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI. (at)

EDISI TERBARU

sidebar

BERITA TERBARU

POPULER