Kepala Staf Kostrad Buka Latihan Pembentukan Taipur IX

21
(Dok IG @penkostrad)

Jakarta, IDM –  Kepala Staf Kostrad (Kaskostrad), Mayor Jenderal TNI Muhammad Nur Rahmad secara resmi membuka Latihan Pembentukan Taipur IX TA. 2022 bertempat di daerah latihan Kostrad gunung Sanggabuana Karawang, Jawa Barat, Selasa (21/6).

Latihan pembentukan Taipur tersebut akan dilaksanakan dalam enam tahap yaitu tahap Pralat bertempat di Cilodong, tahap I (Basis) di Rahlat Sanggabuana, tahap II (Opssus) bertempat Jawa Barat komplek, tahap III (Hutan gunung) di Cijalu Subang, tahap IV (Aspek Laut) bertempat di Pondok Dayung dan tahap V (Aplikasi) dilaksanakan di Rahlat Sanggabuana Jatiluhur.

Dalam amanatnya, Pangkostrad Letjen TNI Maruli Simanjuntak yang dibacakan oleh Mayor Jenderal TNI Muhammad Nur Rahmad, mengucapkan ”selamat datang” di kolat Base Camp Gunung Sanggabuana Denharrahlat Kostrad. Di tempat inilah, kalian akan dilatih, digembleng dan disiapkan untuk mencapai suatu kualifikasi dan kemampuan khusus yang menjadi syarat prajurit Taipur Kostrad.

(Dok IG @penkostrad)

“Latihan pembentukan Taipur IX TA. 2022 ini dilaksanakan dalam rangka peningkatan kemampuan sekaligus memenuhi tuntutan organisasi khususnya bidang personel sebagai langkah peremajaan atau kaderisasi personel prajurit Taipur satuan Batalyon Satria Sandi Yudha Kostrad yang kita miliki,” ucap Maruli.

“Dengan komitmen untuk senantiasa meraih keberhasilan dalam setiap pelaksanaan tugas pokok, kalian diharapkan dapat memanfaatkan momentum dan kesempatan latihan ini dengan optimal dilandasi semangat dan tekad dalam rangka  meningkatkan kualitas kemampuan serta  keahlian kalian sebagai prajurit intai tempur Kostrad yang kita banggakan bersama,” tambah Maruli.

(Dok IG @penkostrad)

“Saya ingatkan bahwa, kesejahteraan yang paling tinggi nilainya bagi seorang prajurit adalah latihan yang profesional. Karena dengan latihan yang profesional, akan menjauhkan kalian dari resiko pertempuran yang dapat menelan korban jiwa. Oleh karena itu Kostrad akan mewujudkan latihan yang profesional tersebut guna melahirkan prajurit-prajurit Taipur yang tangguh dan tidak kenal menyerah,”  tegas Maruli.

Diakhir amanatnya, Maruli berpesan kepada Komandan Latihan (Danlat) beserta segenap pelatih dan pendukung latihan, agar melaksanakan tugas pelatihan ini dengan penuh rasa tanggung jawab. Laksanakan semua program latihan dengan disiplin dan wujudkan suatu mekanisme latihan dengan tingkat realisme yang tinggi guna tercapainya tujuan latihan yang telah ditetapkan. (gin)