Selasa, 21 Mei 2024

Kapal Perang Fregat Belanda HNLMS Tromp F-803 Berlabuh di Jakarta, Ada Apa?

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Kapal perang Angkatan Laut Belanda, HNLMS (His Netherlands Majesty’s Ship) Tromp F-803 sandar di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (15/5). Kunjungan ini dalam rangka melaksanakan misi pelayaran Pacific Archer sekaligus memperkuat kerja sama militer dengan Indonesia.

Kedatangan kapal kelas De Zeven Provinciën yang dikomandani Yvonne van Beusekom ini merupakan yang pertama kalinya ke Indonesia. Saat singgah, para awak yang berjumlah sekitar 200 ini berkesempatan mengunjungi sejumlah objek wisata.

Baca Juga: Pangkoopsud II Cek Kesiapan Operasional Satuan Tugas Udara Jelang KTT WWF ke-10 di Bali

“HNLMS Tromp sekarang ini untuk pertama kalinya berada di Jakarta selama pelayaran Pacific Archer. Penting bagi kru untuk berada di Indonesia, mereka sangat menantikan untuk menjelajahi kota dan makan makanan yang enak,” kata van Beusekom.

Dalam kesempatan yang sama, Vice Admiral Rene Tas mengatakan bahwa mereka juga dijadwalkan untuk menggelar latihan bersama TNI Angkatan Laut. Ia pun mengaku telah membahas hal-hal strategis terkait keamanan maritim dengan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali.

Baca Juga: TNI AD Rehabilitasi 1.600 Unit Rumah Dinas Prajurit

“Dia mengunjungi saya di Belanda dan saya mengunjunginya di sini. Kami berbicara tentang segala macam masalah maritim yang menjadi perhatian kami berdua, tentang keamanan, keselamatan, pembajakan, dan sebagainya. Indonesia sangat penting bagi Belanda,” ujar Tas.

Bertolak dari Belanda sejak 9 Maret lalu, kapal ini akan berlayar selama enam bulan ke Indo-Pasifik melalui Laut Mediterania dan Samudera Hindia, serta akan menyelesaikan pelayaran keliling dunia tersebut melalui Karibia, melintasi Samudera Atlantik hingga akhirnya kembali ke Belanda. (bp)

BERITA TERBARU

INFRAME

Menhan Prabowo Serahkan Bantuan Bencana Alam di Sumatera Barat

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan bantuan untuk korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (16/5).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER