Jumat, 19 April 2024

Disangkal AS, Rusia Laporkan ‘Bom Kotor’ Ukraina ke PBB

BACA JUGA

IDM – Rusia meminta Dewan Keamanan PBB untuk membahas tuduhan terhadap Ukraina yang berencana menggunakan bom kotor, Selasa (25/10). Rusia menganggap rencana tersebut merupakan tindakan terorisme untuk mengkambinghitamkan Rusia, dalam perang yang telah terjadi selama delapan bulan dengan Ukraina.

Setelah gagal mendapatkan bantuan dari negara-negara barat, Rusia menggunakan platform PBB untuk mengangkat isu tuduhannya terhadap bom kotor Ukraina. Dalam konferensi pers yang dilakukan oleh Deputi Perwakilan Rusia untuk PBB Dmitry Polyanskiy, ia menyatakan Ukraina adalah ancaman berbahaya yang akan melakukan berbagai cara demi menghindari kekalahan, termasuk menggunakann bom kotor.

“Kami menganggapnya sebagai bahaya dan ancaman yang sangat serius. Ukraina memiliki kapasitas dan semua alasan untuk melakukannya karena kita tahu bahwa Zelenskyy ingin menghindari kekalahan dan ingin melibatkan NATO untuk konflik secara langsung dengan Rusia. Hal ini sangat berbahaya tetapi sangat menguntungkan bagi rezim Zelenskyy untuk mempertahankan kekuasannya,” ujar Dmitry, dilansir dari UN Web TV, Selasa (25/10).

Dalam konferensi pers tersebut, Dimitry juga mengatakan bahwa Rusia tidak peduli jika pihak barat menganggap klaim mereka sebagai propaganda. Menurutnya, klaim tersebut bukanlah tidak berdasar karena Rusia telah menugaskan intel rahasia dan menemukan bukti bahwa Ukraina memproduksi bom kotor yang mengandung radioaktif di dua fasilitas nuklir. Oleh karena itu, Rusia akan tetap membawa isu ini untuk meminta tanggung jawab dan mediasi dari Dewan Keamanan PBB demi mencegah Ukraina menggunakan bahan radioaktif saat perang. Rusia juga akan membahas isu ini pada sesi pertemuan Dewan Keamanan PBB pada 27 Oktober mendatang. (bng)

BERITA TERBARU

INFRAME

Panglima TNI Pimpin Serah Terima Jabatan KSAU

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyerahkan bendera panji Swa Bhuwana Paksa kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) yang baru Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono. Upacara serah terima jabatan (sertijab) tersebut berlangsung di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (5/4).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER