Dansekkau: Latihan Olah Yudha Asah Kemampuan Analisis Pasis dalam Perencanaan Operasi Udara

4
Penutupan Latihan Olah Yudha Sekkau A-110 oleh Komandan Sekkau Marsekal Pertama TNI Firman Wirayuda, S.T., M.Soc.Sc. (Dok Foto: tni-au.mil.id)

Jakarta, IDM – Perencanaan suatu operasi udara gabungan memiliki kompleksitas yang rumit dan karakteristik tersendiri, karena rencana operasi ini harus mampu menjamin keamanan terselenggaranya operasi secara keseluruhan.

Hal tersebut disampaikan oleh Komandan Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara (Dansekkau) Marsekal Pertama TNI Firman Wirayuda, S.T., M.Soc.Sc saat secara resmi menutup latihan Olah Yudha (OYU) Perwira Siswa (Pasis) Sekkau Angkatan ke-110 Tahun Anggaran 2021 di Gedung Pramanasala Kesatrian Sekkau, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (23/11).

“Oleh karenanya, pemahaman tentang konsep perang yang dituangkan melalui strategi yang tepat, guna menghasilkan rencana operasi yang efektif, efisien, dan tingkat keberhasilan tinggi serta resiko kecil menjadi krusial dan esensial,” tambah Dansekkau seperti dikutip dari laman resmi TNI AU, tni-au.mil.id, Rabu (24/11).

Lebih lanjut Dansekkau berharap para Pasis dapat mengetahui dan mengerti proses perencanaan operasi udara pada tingkat operasional, sedangkan pada tingkat taktis Pasis dapat memahami bahkan menguasai rangkaian operasi udara mengacu pada doktrin dan petunjuk penyelenggaraan operasi udara.

Dengan berakhirnya Latihan Olah Yudha Pasis Sekkau A-110 diharapkan dapat memberikan pengalaman dan nilai positif dalam meningkatkan kemampuan analisis para Pasis dalam membuat perencanaan suatu operasi udara, melalui proses pengambilan keputusan militer.

Latihan Olah Yudha berlangsung sejak 15 November hingga 23 November dan diikuti oleh 75 Pasis Sekkau A-110 serta 2 orang Pasis lulusan dari Philipina dan Jepang setingkat Sekkau. Latihan ini didampingi oleh pejabat dan dosen penuntun Sekkau sebagai komando latihan. (YAS)