5 Desember, Peringatan Hari Armada Republik Indonesia dan Kisah Sejarahnya

49
Hari Armada
( cr.koarmada2.tnial.mi.id )

Jakarta, IDM – 5 Desember menjadi salah satu hari penting bagi TNI Angkatan Laut (TNI AL). Momen 5 Desember ini diperingati sebagai Hari Armada Republik Indonesia setiap tahunnya di mana tahun ini memasuki peringatan ke-76 hari bersejarah tersebut.

Dikutip dari website resmi Koarmada 2, koarmada2.tnial.mil.id, cikal bakal pembentukan Armada Republik Indonesia (Armada RI) tidak terlepas dari sejarah kemerdekaan Republik Indonesia yang kemudian diikuti dengan kelahiran TNI AL.

Sejak masa Tentara Keamanan Rakyat (TKR) Laut, struktur organisasi mulai disusun sesuai kebutuhan matra laut, yakni dengan membentuk beberapa satuan seperti Pangkalan, Corps Armada, Corps Mariniers, Polisi Tentara Laut, dan Kesehatan.

Selanjutnya, TKR Laut berubah menjadi Tentara Republik Indonesia Laut (TRI Laut) pada 25 Januari 1946. Tak berselang lama, bertepatan dengan pelaksanaan Konferensi ALRI di Lawang, Malang, TRI Laut kemudian dirubah menjadi Angkatan Laut Indonesia (ALRI) pada 19 Juli 1946.

Komando Armada terbentuk setelah unsur armada saat itu sudah semakin canggih, modern, dan kuantitasnya semakin besar. Berdirinya organisasi Komando Armada ALRI ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan KSAL No. A. 4/2/10 tanggal 14 September 1959 di mana pembentukannya diresmikan oleh KSAL Komodor Laut R.E. Martadinata pada 5 Desember 1959. Kemudian berdasarkan Surat Keputusan Kasal No. Skep/ 4033/Xl/1987/ tanggal 17 Nopember 1987, tanggal 5 Desember diperingati sebagai “Hari Armada” setiap tahunnya.

Dengan mempertimbangkan kompleksitas permasalahan dan ancaman yang terjadi di laut, para pemimpin saat itu memandang perlu untuk membagi dua armada. Armada RI resmi dibagi menjadi dua kawasan wilayah kerja, yaitu Armada RI Kawasan Timur dan Armada RI Kawasan Barat. Keputusan tersebut tercantum dalam Surat Keputusan Panglima ABRI Nomor : Kep.171/II/1985 tanggal 30 Maret 1985.

Armada RI telah memberikan kontribusi yang besar bagi negeri ini. Dengan kekuatan yang ada, Armada RI telah berperan dalam penumpasan berbagai pemberontakan di tanah air, seperti pemberontakan Andi Azis, RMS, DI/TII, dan PRRI Permesta. Tak hanya itu, keberhasilan Armada RI saat mempertahankan kemerdekaan Indonesia juga tercatat saat Armada RI berhasil melakukan misi penerobosan blokadi laut Belanda dan sukses melakukan ekspedisi lintas laut dalam rangka pengiriman pejuang kemerdekaan untuk bejuang di berbagai daerah di luar Pulau Jawa. (YAS)